Category Archives: Kabar Olahraga

Mengapa Inggris Harus Menandatangani Alaba?

Didapati Infonya bahwa Manchester United gagal menghentikan serangan Arsenal yang langka pada hari Sabtu kemarin, kemungkinan tim Arsene Wenger merebut hasil imbang 1-1 di Old Trafford, dan membawa ke dalam kurangnya fokus, kualitas dan pengalaman.

Perhatian sudah berfokus pada bagaimana Amerika bisa memperbaiki itu melalui mentransfer, dan Bayern Munich membantu David Alaba agar menawarkan solusi untuk beberapa masalah.

The Daily Mirror melaporkan bahwa United menyaksikan Alaba dua kali selama jeda internasional ketika tim nasional, Austria, menghadapi Republik Irlandia dan Slovakia. Di bawah ini kita melihat kasus untuk melawan Jose Mourinho dan membawanya.

Mengapa Inggris harus menandatangani Alaba?

Alaba mampu beroperasi di sisi kiri pertahanan, yang telah menjadi wilayah masalah bagi Mourinho sejauh musim ini. Portugis telah memiliki hubungan yang menantang dengan pilihan pertama bek kiri nya, Luke Shaw, kemudian publik mengkritik dia.

Salah satu backup di posisi itu, Marcos Rojo, ini bisa dibilang kewajiban defensif terbesar yang dimiliki Inggris, sementara Daley Blind juga telah membuat kesalahan yang besar.

Alaba harus lebih memilih fitur untuk di lini pertahanan, seperti yang telah dilakukan untuk negaranya, ia bisa mengisi kekosongan yang akhirnya akan meninggalkan saat Michael Carrick bergerak dan membantu untuk membebaskan serta mengisi Paul Pogba nantinya. Dia bahkan bisa bermain di peran maju, meskipun ia berjuang di sana selama saat Austria di Euro 2016.

(berita terkini lainnya tentang Montreal Impact saat ini)

Pada usia ke 24 tahun, Alaba juga memiliki banyak pemain sepakbola tersisa di dalam penyimpanannya. Dia sudah sangat berpengalaman di tingkat atas Liga Champions dan Bundesliga. Ia telah memenangkan Liga Champions saat masih remaja, dan sebagai bintang untuk negaranya, ia memiliki 50 caps di tingkat internasional.

Mourinho ingin pemain yang dimasukkan ke halaman keras serta memiliki hadiah teknis, dan itu sering terjadi dengan Alaba.

Pelatih Bayern Carlo Ancelotti berpikir, dia bisa mendapatkan yang lebih baik, sementara mantan manajer Pep Guardiola bahkan melangkah lebih jauh dengan mengatakan bahwa pemain bisa dikenang sebagai kesenangan di klub Jerman. Meskipun hobi ketika menghibur di media sosial, ia juga terkenal sebagai karakter suka merendah.

(kunjungi info bola seru tentang cedera bagian kepala Vincent Kompany )

Share Artikel ini..Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print

Puluhan Nelayan Tradisional Mengikuti Kejuaraan Dayung Tradisional Di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi

Puluhan nelayan tradisional mengikuti kejuaraan dayung tradisional di pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Kabupaten Trenggalek, minggu 16 oktober 2016.

“Jumlah keseluruhan pesertanya 38 orang, seluruhnya nelayan lokal yg umumnya beroperasi di perairan selatan Trenggalek,” kata pengurus Prigi Fest, Anjar Priadi Putra.

Dalam kompetisi ini, para penangkap ikan mesti berkompetisi kecepatan mengalahkan lintasan sepanjang 200 meter, dgn memakai perahu penangkap ikan kategori kunting.

Perahu terkandung umumnya difungsikan oleh penangkap ikan setempat buat memancing ikan di zona Teluk Prigi dan sekitarnya.

Perahu ini sengaja dipilih lantaran ialah cikal bakalnya perahu penangkap ikan di pesisir selatan Trenggalek. Para penangkap ikan yg umumnya mencari ikan, sekarang mesti berkompetisi ketangkasan dan kekuatan sama seperti atlet dayung profesional.

Dapatkan Cashback 20% untuk member baru daftar dan juga member lama disetiap harinya Hanya KLIK di SINI

“Prigi ini yakni lingkungan penangkap ikan sekaligus negeri tamasya, sebab itu aktivitas yg kami gelar juga melibatkan ke-2 unsur tercatat, maka sanggup menyatu,” tutur Anjar.

Sementara salah seseorang penangkap ikan, Marzuki mengaku, baru pertama kali mengikuti kejuaraan dayung. walau pernah grogi, beliau mengaku sanggup membiayai semua lomba dgn baik.

“Ini teramat menarik, dikarenakan tidak cuma terhadap turnamen juga sekaligus jadi hiburan terhadap penangkap ikan, terlebih saat sepi tangkapan ikan seperti ini,” katanya.

Lomba balap dayung penangkap ikan tradisional yg baru pertama kali digelar tersebut, menerima sambutan meriah dari ribuan penduduk ataupun wisatawan.

“Saya penasaran seperti apa apabila penangkap ikan beraksi dalam kejuaraan balap, nyata-nyatanya seru lagi, ucap pelancong asal Tulungagung, Suwoko.

Pihaknya mengharapkan, aktivitas serupa dapat digelar dengan cara teratur dan jadi acara tahunan. Maka mampu menarik pelancong buat berkunjung ke Pantai Prigi.

“Kalau cuma menikmati pantai saja buat aku merupakan factor yg biasa, lantaran di negara kami juga ada pantai,” pungkasnya.

Share Artikel ini..Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print

Kemenpora dapat serentak melunasi pencairan dana akomodasi Olimpiade 2016, Rio de Janeiro

Kementerian Pemuda & Olahraga (Kemenpora) dapat serentak melunasi pencairan dana akomodasi Olimpiade 2016, Rio de Janeiro. Dari dana Rp 35 miliar yg dikucurkan, baru 70 persennya diberikan pada Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Kemenpora sudah menyiapkan dana se besar Rp 35 miliar buat akomodasi atlet di Olimpiade 2016. Jumlah itu diyakini dapat memenuhi seluruhnya kepentingan atlet sewaktu di Brasil. Tapi, dua minggu mendekati keberangkatan kontingen Indonesia ke Rio, terhadap 27 Juli akan datang, KOI baru menerima kurang lebih Rp 24,5 miliar. Masihlah kurang kurang lebih Rp 10,5 miliar buat melunasi angka awal.

Deputi IV Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengakui pihaknya baru menggelontorkan lebih kurang 70 % dari Rp 35 miliar. Tapi itu dilakukan sebab menyesuaikan dgn keputusan proses pencairan yg diatur oleh Kemenku. dimana dalam ketetapan tersebut, lebih lalu dikucurkan 70 %, sedangkan sisanya menyusul menunggu hingga selesainya administrasi pada pengeluaran perdana.

“Jadi apabila yg 70 % telah selesai sebenarnya sisa dananya telah mampu dikucurkan. Justru yg menjadi concern aku kini yakni Paralimpiade. Pasalnya, di pertengahan tahun ini tidak sedikit sekali event, terkecuali ada PON, Olimpiade, ada pula Asian School Games. Jadi kami tak mau Paralimpiade jadi terlupakan,” kata Gatot, di Kantor Kemenpora, Selasa (19/7/2016).

Kendati demikian, Gatot optimistis, sisa dana yg belum dicairkan bakal rampung sebelum kontingen berangkat ke Rio. Pihak KOI sudah mengkonfirmasi bahwa pihaknya waktu ini tengah mempercepat proses laporan administrasi pencarian dana awal.

“Saya telah minta pada Asisten Deputi Prestasi Olaharga Chandra Bakti buat menanyakan soal laporan administrasinya terhadap KOI. Mereka buat mempercepat. Ini agar kontingen, ofisial & atlet mampu lebih konsentrasi & tak kepikiran lagi bersama hal-hal seperti ini,” papar beliau.

Tidak cuma itu, Gatot serta tidak mau kejadian kontingen Indonesia terpaksa mengambil duit kontan di detik-detik mendekati penerbangan ke Olimpiade London, empat tahun dulu, terulang. Meskipun dipercaya Gatot, dana Rupiah 35 miliar sebenarnya masihlah kurang dari ideal. Dikarenakan diawal mulanya baik KOI & CdM meminta lebih dari angka itu, adalah 45 miliar.

“Saya tak akan seperti itu, karenanya jauh-jauh hri ini telah mesti beres. Dikarenakan prinsip aku apabila mampu dipermudah mengapa mesti dipersulit,” pungkas dirinya.

Share Artikel ini..Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print

Rio Haryanto mengharapkan sanggup mendapati hasil tambah baik lagi dalam balapan

Rio Haryanto lumayan suka dengan hasil dalam kualifikasi GP Inggris. Pebalap Indonesia di F1 itu waktu ini mengharapkan sanggup mendapati hasil tambah baik lagi dalam balapan.

Dalam sesi kualifikasi di Silverstone yang terjadi Sabtu (9/7/2016), Rio menempati posisi 19. Pebalap Manor Racing itu satu posisi lebih baik daripada teman satu timnya, Pascal Wehrlein, dan dua driver Sauber.

“Ya, aku lumayan gembira bersama tampilan tadi. Kami senantiasa tahu bahwa sirkuit ini dapat menjadi lebih susah untuk kami, tetapi untuk aku pribadi, penampakan tadi lumayan bagus dan konsisten,” ujar Rio dalam launcing pers Manor Racing.

“Ya, kami sukses mengalahkan Sauber, tetapi kami gagal sedekat yang kami ingin dengan Renault. Mudah-mudahan saja kami dapat tampil lebih bagus untuk balapan, mengingat laju kami di jarak jauh lebih baik,” sebutnya.

Menilik posisi, hasil itu memang lah tak bagus-bagus amat. Tetapi masihlah terbilang bagus buat tim Manor Racing lantaran karakteristik Silverstone dinilai tidaklah cocok-cocok amat untuk mobil mereka.

“Setelah pencapaian di Austria akhir minggu dulu, penampakan hari ini mungkin saja terasa mengecewakan. Namun sepanjang minggu ini kami pun telah meredam ekspektasi dan kami telah tepat untuk bertindak waspada di sini,” kata Racing Director Manor Racing Dave Ryan.

“Silverstone yakni sirkuit yang berbeda dan begitu juga keadaan lintasannya. Di Austria kami berhasil mengoptimalkan ban dan temperatur hangat di sana ikut mempermudah, namun hari ini kami kesusahan menjaga temperatur ban.

“Sayangnya, hal tersebut benar-benar telah kami prediksikan. Pasti saja kami mengharapkan hal-hal yang tambah baik buat balapan dan itulah yang waktu ini dapat kami upayakan,” bebernya.

Share Artikel ini..Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print

Langkah Roger Federer di Wimbledon 2016 macet di semifinal

Langkah Roger Federer di Wimbledon 2016 macet di semifinal. Federer disingkirkan petenis asal Kanada, Milos Raonic. Sekarang Ini, Raonic tinggal menunggu lawan.

Di All England Lawn Tennis dan Croquet Club, Jumat (8/7/2016) tengah malam WIB, Federer dan Raonic mesti bertarung lima set buat tentukan siapa yang lolos ke final. Federer, yang jadi unggulan ke-2, hasilnya takluk di tangan Raonic, sebagai unggulan keenam, bersama kedudukan 3-6, 7(3)-6, 6-4, 5-7, dan 3-6.

Raonic sukses bertahan dari empat set point di game ke-2 sebelum hasilnya kalah terhadap set point kelima. Federer selanjutnya mendominasi set ke3, namun Raonic bangkit di set keempat dan sukses mengoptimalkan set point keduanya di set tersebut. Kepada hasilnya, Raonic menang 6-3 di set penentuan dan melaju ke final.

Raonic sekarang tinggal menunggu pemenang dari duel Tomas Berdych vs Andy Murray. Disaat info ini diturunkan, Murray sukses top 6-3 di set mula-mula.

Sesudah turnamen, Federer mengakui bahwa dirinya melaksanakan tidak sedikit kesalahan kepada kontes ini, termasuk juga saat dirinya laksanakan double fault dua kali. Kendati demikian, Federer konsisten memberikan selamat terhadap Raonic.

“Dia patut mendapatkannya. Terhadap hasilnya, dirinya mengupayakan keras buat memenangi ini. Tetapi, aku tidak jarang membantunya untuk kembali meraih kans dalam pertandingan ini,” ucap Federer seperti dilansir BBC.

Raonic di sudut lain, menyukai bukan kepalang bersama kemenangannya. Ini merupakan pertama kalinya dirinya sukses mencapai babak final pertandingan grand slam.

“Saya tak sempat ragu untuk menunjukkan emosi aku. Aku senantiasa positif. Dengan Cara mental, ini yaitu salah satu kontes paling baik dalam karir aku,” kata Raonic.

Share Artikel ini..Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print

Serena Williams menyampaikan dapat menuntut Wimbledon

Ancaman pernah ke luar dari mulut Serena Williams. Dirinya menyampaikan dapat menuntut Wimbledon jika hingga ia cedera ditengah kompetisi. Ada apakah sebenarnya?

Serena bertanding melawan Svetlana Kuznetsova di babak keempat, Senin (4/7/2016), yang mana sukses dimenangi Serena dengan score 7-5 dan 6-0. Turnamen terjadi ketat di set pertama dan pernah dihentikan sementara dikarenakan hujan.

Hujan tersebutlah yang jadi pangkal dari protes Serena. Diwaktu hujan mulai turun, arena lapang juga jadi jadi licin, tetapi ga ada tanda-tanda laga akan dihentikan sementara.

Baik Serena ataupun Kuznetsova pun protes, bersama Serena bersuara lebih lantang. Dirinya selanjutnya protes terhadap wasit bahwa dirinya dapat menuntut Wimbledon seandainya hingga beliau cedera.

Kejuaraan juga dihentikan pada kedudukan 5-5 dan atap juga ditutup. Kendati demikian, sesudah kontes Serena menyebut bahwa ancamannya ditengah kompetisi itu tak memang serius.

“Apa pun yang aku katakan di arena lapang, atau disaat aku geram dan membanting racket, itu hanya pelampiasan emosi saja,” ucap Serena seperti dilansir Reuters.

“Saya tidak berencana untuk menuntut Wimbledon. Sungguh. Aku tak dapat melakukannya,” kata petenis berumur 34 tahun ini.

Pada Awal Mulanya, Serena pernah meraih denda segede 10.000 dollar AS saat dia membanting raketnya kepada kejuaraan melawan Christina McHale di babak ke-2. Itu merupakan satu-satunya kompetisi Serena di Wimbledon 2016 selama ini, dimana beliau dipaksa bertanding tiga set.

“Saya geram. Saya punyai tidak sedikit peluang, sementara dirinya (McHale) cuma beruntung di sekian banyak peluang. Aku kecewa terhadap diri aku sendiri disaat itu,” kata Serena pada The Guardian menyoal perbuatan banting raketnya itu.

Share Artikel ini..Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print

Akibat insiden di Red Bull Ring tersebut Wolff menyebut Mercedes terpaksa memberlakukan team order

Hamilton dan Rosberg bersenggolan di putaran terakhir GP Austria, Minggu (3/7/2016). Hamilton melewati insiden itu dan jadi pemenang sedangkan Rosberg bukan hanya kehilangan posisi terdepan namun juga mesti rela finis keempat dan dapat hukuman dari steward.

Insiden terkini antara Lewis Hamilton bersama Nico Rosberg menciptakan Mercedes mulai menjajaki mungkin mengadopsi team order ketat biar ke-2 drivernya itu tidak lagi terlibat insiden satu sama lain.

Saya tidak ingin menimpakan kesalahan terhadap seseorang sebab setiap kali Kamu menyaksikan video dan melongok ke on-board senantiasa ada info baru, kata bos Mercedes F1 Toto Wolff seperti dikutip Crash.net.

Anda tidak bisa dengan jelas mengemukakan siapa yang lebih salah. Aku miliki pendapat pribadi dan takkan mengungkapnya di sini. Perihal semacam itu bahkan seharusnya dihindari. Di Barcelona situasi aku lebih gampang dikarenakan pada awal mulanya kami melintasi 30 balapan (sebenarnya 20) tidak dengan ada insiden senggolan, serentak atau lambat itu bakal berjalan lagi dan disaat itu menciptakan ke-2 mobil kami out.

Dengan naif diwaktu itu aku berpikir, ‘Oke, mereka telah mencari ilmu dari pengalaman, mereka telah menonton dampaknya, dan itu takkan berjalan lagi’. Namun di sini terjadi lagi, menurutnya.

Akibat insiden di Red Bull Ring tersebut Wolff menyebut Mercedes nantinya barangkali mesti terpaksa memberlakukan team order, walaupun aspek itu ditegaskannya sama sekali tak membuatnya nyaman.

Itu tak terkenal, membuat aku mau muntah lantaran aku mau menonton mereka berdua beradu dalam balapan, namun jikalau balapan tak mengizinkan tidak dengan senggolan sehingga itulah konsekuensinya. Kami mesti sedikit menenangkan diri lalu dan memutuskan dua hari lagi, sebut Wolff.

Share Artikel ini..Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print